Maria Tri Handayani “apa artinya kesuksesan yang diukur dengan materi, kalau keluarga tidak harmonis”

Maria Tri Handayani “apa artinya kesuksesan yang diukur dengan materi, kalau keluarga tidak harmonis”

Ada yang beranggapan kalau profesi Ibu Rumah Tangga (RT), disamakan dengan pengangguran… Saya tidak tersinggung.. hanya ingin berpendapat saja.. Boleh kan? hihihi.

Perempuan yang bekerja (wanita karir) itu lebih baik, tapi jika Anda nanti sudah menikah, dan merasakan menjadi seorang Ibu atau Ibu RT, Anda akan merasakan kalau ternyata pekerjaan menjadi ibu RT itu tidak mudah. Saya salut melihat teman- teman saya yang berhasil menjadi Ibu RT, terlebih lagi mereka mampu membangun keluarga yang harmonis. Mereka mampu melewati masa- masa tersulit dalam kehidupan rumah tangga mereka. Buat saya itu sebuah Kesuksesan dalam Hidup, dan kesuksesan tersebut ukurannya bukan materi, ya.. walau kenyataannya bahwa materi itu penting dalam berkeluarga… tapi “ apa artinya kesuksesan yang diukur dengan materi,  kalau keluarga tidak harmonis” hihihi….

Saya sudah pernah bekerja kantoran, dan sekarang sedang menjalani profesi sebagai ibu RT, hal yang baru buat saya.. “Jebul ga gampang.. ” (ternyata tidak mudah .red)
saya pernah jengkel waktu ada teman yang berkata “makanya kalau nikah itu mapan dulu, apa enaknya jadi Ibu RT, sama aja kayak pengangguran” kata- kata itu sedikit menyinggung saya dan suami, mungkin karena teman saya itu belum menikah. Ya.. wajar sih dia ngomong gitu, kebetulan dia wanita yang lebih tua 2 tahun diatas saya dan mungkin lebih mapan.

Jadi Ibu RT itu ibarat manager dalam sebuah keluarga, tanggung jawabnya ya me- manage keluarga, ngatur keuangan, ngatur mekanisme keluarga, bahkan jadi “pembantu” untuk keluarga sendiri seperti mengurus rumah. Apalagi kalau sudah punya momongan, tanggung jawab semakin banyak. Kalau sampai tidak berjalan dengan baik, ya keluarga yang jadi berantakan :D

Ria dan suami

Ria dan suami tercinta

Peran Ibu RT memang tidak begitu terlihat, yang terlihat hanya peran sosok suami yang bekerja mencari nafkah, tapi apa jadinya kalau tidak ada Ibu RT?
Mungkin buat orang lain berbeda, tapi kalau saya pribadi lebih berat ngurusin keluarga dari pada ketika bekerja dikantor. Kalau di kantor, masih ada teman- teman kantor lain yang bisa saling support. Tapi kalau keluarga lebih ke kemandirian kita, mau minta bantuan siapa kalau urusan rumah tangga?. Makanya suami istri itu harus kerja sama, pendapat saya sih gitu :D ….
Saya salut dengan beberapa Ibu RT yang juga bekerja, mereka harus menjalani 2 hal dengan kewajiban dan tanggung jawab berbeda, mereka itu Mantap.. 2 jempol!! :)
Wanita berkarir dan berkarya itu tidak bisa sakleq diatur dengan adat istiadat, Tetapi wanita itu punya kodrat yang tidak bisa dihindari, yaitu melahirkan dan mengurus anak.  Pada intinya saya bangga dengan wanita karir yang bisa mengurus keluarganya dengan baik dan benar. Jangan lupa akan peran seorang ibu RT yang berpengaruh besar pada “kesuksesan” sebuah keluarga, oleh karena itu belajar dan teruslah belajar menjadi seorang ibu dan istri yang terbaik untuk keluarga. Maju Terus Perempuan- perempuan Indonesia! Merdeka!!! (RiaTeha)

follow Maria Tri Handayani twitter @RiiaTeha or add ass friend on Facebook

3 Responses to Maria Tri Handayani “apa artinya kesuksesan yang diukur dengan materi, kalau keluarga tidak harmonis”

  1. whity says:

    hhmm.. kalo menurut aq sih lebih bagus kalo setelah menjadi istri ‘n ibu tetap berkarier.
    Krn bukan apa2 ketika kita hanya menjadi ibu rt ruang berpikir kita jd lebih sempit dibanding kita mengaktualkan diri dgn bekerja. Tp ya lihat contex kerjanya jgn yg “ngoyo”. Paling tidak bisa membagi waktu antara kerjaan ‘n keluarga. Dan yg pasti kita bisa membeli kebutuhan kita pribadi tanpa menengadahkan tangan kepada suami (Walaupun itu sudah tugas suami ya..)

  2. ria says:

    Hehehe… Kira2 gitu deh mas adit, ndak tahu kalo mas adit

  3. Aditya Hermawan says:

    Hmmm lebih susah memanage keluarga yah daripada semasa di selokan mataram
    hihihihihihih
    sukses yah mbak,cepet dapet momongan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>